1)
Arsitektur dan Infrastruktur Data Warehouse Perusahaan Distributor Lampu Philips
Arsitektur yang saya pilih untuk arsitektur pada perusahaan lampu distributor lampu Philips
adalah Arsitektur Data Warehouse dengan menggunakan Staging Area dan Data Mart.
Staging area itu tempat penampungan data sementara sebelum data dimasukkan ke dalam data warehouse, fungsinya buat clean, transform dan mengkombinasikan data yang diperlukan untuk data warehouse.
Karena Dalam menggunakan data warehouse ini, anda dapat mengkustomisasi arsitekturnya yang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan organisasi dalam artian ini adalah organisasi yang terstruktur dan mempunyai badan hukum, serta bergerak dalam dunia bisnis. Hal ini dimungkinkan dengan menambahkan data mart.
Data mart merupakan subset dari data resource, biasanya berorientasi untuk suatu tujuan yang spesifik atau subjek data yang didistribusikan untuk mendukung kebutuhan bisnis. Maka jelas alas an mengapa perusahaan distributor Philips memilih Arsitektur dataware house menggunakan staging area serta datamart, karena jelas bahwa akan sangat membantu menjalankan usaha bisnis dengan baik.
2)
Soal
1) jelaskan istilah dari data mart ?
jawaban:
Adalah suatu bagian pada data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan.
2)jelaskan istilah dari OLAP ?
jawaban:
On-Line Analytical Processing Merupakan suatu pemrosesan database yang menggunakan tabel fakta dan dimensi untuk dapat menampilkan berbagai macam bentuk laporan, analisis, query dari data yang berukuran besar.
3)jelaskan istilah dari OLTP ?
jawaban:
On-Line Transaction Processing Merupakan suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi sehari-hari.
4)sebutkan keuntungan dari data warehouse ?
jawaban:
- Data
diorganisir dengan baik untuk query analisis dan sebagai bahan untuk
pemrosesan transaksi.
- Perbedaan
diantara struktur data yang heterogen pada beberapa sumber yang terpisah dapat
diatasi.
- Aturan untuk
transformasi data diterapkan untuk memvalidasi dan mengkonsolidasi data apabila
data dipindahkan dari database OLTP ke data warehouse.